Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Macam Macam Mesin Diesel Dan Penjelasannya

Macam Macam Mesin Diesel Dan Penjelasannya-Mesin pemicu kompresi atau lebih dikenal dengan nama mesin diesel adalah sebuah mesin pembakaran internal, yang menggunakan panas kompresi sebagai proses untuk menciptakan pengapian dan pembakaran bahan bakar yang telah dimasukkan ke dalam ruang bakar melalui metode injeksi.

Macam Macam Mesin Diesel Dan Penjelasannya
Mesin diesel sendiri adalah merupakan sistem penggerak utama yang banyak digunakan baik dalam sistem transportasi maupun penggerak stasioner. Seiring dengan perkembangan zaman, mesin diesel makin hari semakin dikenal sebagai jenis motor bakar yang mempunyai efisiensi tinggi. Hal tersebut ditunjukkan dengan semakin banyaknya penggunaan mesin diesel di berbagai bidang. Saat ini penggunaan mesin diesel bisa kita temukan pada berbagai angkutan berat, traktor, bulldozer, pembangkit listrik di desa – desa, generator listrik darurat di rumah sakit, atau juga hotel.

A. Jenis Mesin Diesel
Sama seperti mesin bensin, pada mesin diesel juga dikenal istilah mesin 2 tak dan mesin 4 tak. Tapi sebelum membahas cara kerja kedua jenis mesin tersebut, mari kita bedah terlebih dahulu mengenai perbedaan mesin diesel 2 tak dan 4 tak berikut ini:

1. Mesin Diesel 2 Langkah (2 Tak)
mesin 2 takPada mesin diesel 2 tak, terdapat beberapa perbedaan dibanding dengan mesin diesel yang menggunakan 4 tak. Perbedaan tersebut terletak pada putaran kruk as/crankshaft-nya. Dimana pada mesin diesel 2 tak, dalam menyelesaikan siklusnya hanya 1 kali putaran saja (360 derajat).

Selain itu letak perbedaan yang lainnya adalah pada mesin diesel 2 tak, ia tidak menggunakan klep/valve dan noken as/camshaft seperti di mesin 4 tak, kedua fungsi tersebut nantinya digantikan oleh sebuah membran yang letaknya berada setelah karburator.

Ada beberapa keuntungan mesin diesel 2 tak dibanding mesin diesel 4 tak. Selain lebih responsif, mesin diesel 2 tak ini besar tenaga yang dihasilkannya lebih besar daripada mesin diesel 4 tak.

Namun, karena tenaga yang dihasilkan lebih besar, penggunaan bahan bakar pada mesin diesel 2 tak ini tentunya lebih besar pula, terutama saat fase putaran/RPM tinggi. Selain itu, bahan bakar dari mesin ini tidak hanya satu jenis, melainkan perlu dilakukan pengoplosan dengan oli khusus yang sering kita sebut oli samping. Itulah mengapa mesin diesel 2 tak, menghasilkan asap (karena proses pembakaran oli samping)

2. Mesin Diesel 4 Langkah (4 Tak)
mesin 4 takUntuk mesin diesel 4 tak, dalam menyelesaikan siklusnya, ia memerlukan 2 kali putaran crankshaft (720 derajat). Yang menjadi keuntungan dari mesi diesel 4 tak dibanding mesin diesel 2 tak adalah pada mesin ini bahan bakar yang digunakan lebih irit dan tentunya lebih ramah lingkungan (karena tidak ada proses pembakaran oli samping).

Namun karena proses pengoperasiannya yang lebih lama ketimbang mesin diesel 2 tak tentu membuatnya menjadi kurang responsif dan tenaga yang dihasilkan oleh putaran/RPM-nya cenderung lebih rendah ketimbang mesin diesel 2 tak.

Perbedaan lainnya terletak pada mesin 4 tak memiliki sebuah klep/valve yang digerakkan oleh noken as yang tidak dimiliki oleh mesin 2 tak.

Itu tadi adalah perbedaan antara mesin diesel 2 tak dan mesin diesel 4 tak. Sekarang, tahukah anda bagaimana sebuah mesin diesel beroperasi? Jika belum, mari kita simak yang berikut ini:

B. Cara Kerja Mesin Diesel
Pada umumnya, sebuah mesin diesel bekerja dengan menggunakan prinsip kerja hukum Charles, yaitu memanfaatkan peningkatan suhu yang didapat melalui reaksi pengkompresian udara. Dalam pemakaiannya, mesin diesel melalui beberapa tahapan yaitu siklus hisap/intake, siklus kompresi/compression, siklus ledak/power, dan siklus buang/exhaust.

Pada mesin 2 tak (langkah) keempat siklus tersebut dibagi menjadi dua langkah, yaitu langkah 1 (siklus hisap/intake dan siklus kompresi/compresion) serta langkah 2 (siklus ledak/power, dan siklus buang/exhaust). Sedangkan pada mesin 4 tak keempat siklus tersebuh dilakukan dalam tiap langkahnya.

Mari kita simak cara kerja mesin diesel berdasarkan jenis mesinnya (2 tak/ 4 tak)

1. Cara Kerja Mesin Diesel 2 Tak
Pada mesin 2 tak terdapat 2 langkah dengan cara kerja sebagai berikut:

1.1. Langkah 1 (siklus hisap/intake dan siklus kompresi/compression)
Piston bergerak dari TMA (Titik Mati Atas) menuju TMB (Titik Mati Bawah)
Saat bergerak dari TMA menuju TMB, piston nantinya akan menekan ruang bilas yang letaknya ada di bawahnya. Pada tahap ini, semakin jauh piston meninggalkan TMA menuju TMB tekanan di dalam ruang bilas akan semakin meningkat pula.
Pada suatu titik tertentu, ring piston nantinya akan melewati lubang pembuangan gas dan lubang pemasukan gas. Posisi dari tiap – tiap lubang tersebut berbeda – beda tergantung desain mesinnya. Namun pada umumnya ring piston pasti akan melewati lubang pembuangan terlebih dahulu.
Saat ring piston melewati lubang pembuangan, nantinya gas di dalam ruang bakar akan keluar melalui lubang pembuangan.
Kemudian pada saat ring piston melewati lubang pemasukan, gas yang mengalami tekanan di dalam ruang bilas akan terpompa dan masuk ke dalam ruang bakar, sekaligus mendorong keluar gas yang terdapat pada ruang bakar menuju lubang pembuangan.
Piston akan terus menekan ruang bilas sampai titik TMB dan juga sekaligus memompa gas dalam ruang bilas menuju ke dalam ruang bakar.
1.2. Langkah 2 (siklus ledak/power, dan siklus buang/exhaust)

Piston bergerak dari TMB ke TMA
Pada waktu bergerak dari TMB menuju TMA, piston akan menghisap gas hasil percampuran udara, bahan bakar dan pelumas ke dalam ruang bilas. Yang membantu dalam proses pencampuran ini adalah karburator atau mesin injeksi.
Nantinya ketika melewati lubang pemasukan dan lubang pembuangan, piston akan mengkompresi gas yang terjebak di dalam ruang bakar.
Kemudian piston ini nantinya akan terus mengkompresi gas dalam ruang bakar secara berkesinambungan sampai TMA.
Saat piston akan sampai pada TMA, kemudian busi akan menyala untuk membakar gas dalam ruang bakar. Busi bukan menyala saat piston sampai pada TMA, melainkan tepat sebelum mencapai TMA. Hal ini bermaksud agar puncak tekanan yang disebabkan oleh pembakaran dalam ruang bakar bisa terjadi saat piston mulai bergerak dari TMA ke TMB, hal tersebut dikarenakan proses pembakaran membutuhkan waktu untuk bisa mengubah gas (membakar) dengan sempurna oleh nyala api busi.
2. Cara Kerja Mesin Diesel 4 Tak (4 Langkah)

2.1. Langkah 1 (Intake/Hisap)
Piston akan bergerak dari TMA menuju TMB, posisi valve masuk terbuka dan valve keluar tertutup, hal ini akan membuat udara (mesin diesel) terhisap masuk ke dalam ruang bakar. Proses ini dinamakan langkah hisap karena proses menghisapnya udara atau gas ke dalam ruang bakar.

2.2 Langkah 2 (Compression/Pemampatan)
Piston akan bergerak dari TMB menuju TMA, posisi valve baik masuk dan keluar akan tertutup, mengakibatkan udara atau gas dalam ruang bakar termampatkan. Beberapa saat sebelum piston mencapai TMA, time ignition (waktu penyalaan) terjadi (pada mesin bensin berupa nyala api dari busi, sedangkan pada mesin diesel berupa injeksi atau semprotan bahan bakar)

2.3 Langkah 3 (Power/ledak)
Lalu gas yang ada pada ruang bakar akan meningkatkan tekanan di sana, mengakibatkan piston terdorong dari TMA menuju TMB. Pada langkah inilah tenaga mesin dihasilkan.

2.4 Langkah 4 (exhaust/pembuangan)
Piston akan bergerak dari TMA menuju TMA, posisi katup masuk tertutup sedangkan katup keluar terbuka, kemudian sisa gas akan didorong melalui katup keluar untuk diteruskan menuju lubang pembuangan.

Baik, itu tadi adalah cara kedua mesin diesel (2 Tak dan 4 Tak) saat pengoperasiannya. Lalu, selain tenaga yang lebih responsif, apa saja, sih, keuntungan yang lainnya jika kita memakai mesin diesel? Mari kita simak keunggulan dan kekurangan menggunakan mesin diesel berikut ini:

C. Keunggulan dan Kekurangan Mesin Diesel
Keunggulan mesin diesel
Sebelum anda memutuskan untuk lebih memilih mesin diesel dibandingkan dengan mesin bensin, mungkin beberapa kelebihan pada mesin diesel ini akan bisa lebih memantapkan pilihan anda nantinya:

Mesin diesel memiliki efisiensi terhadap panas yang besar
Apabila kita bandingkan dengan mesin lainnya (mesin bensin misalnya), mesin diesel lebih memiliki efisiensi terhadap panas yang tinggi. Tentunya hal ini akan menguntungkan kita, terutama dalam menghemat bahan bakar.

Irit bahan bakar
Seperti keunggulan yang pertama, memang betul bahwa mesin diesel itu lebih irit dalam penggunaan bahan bakar. Selain efisiensi terhadap panasnya yang besar, mesin diesel dianggap lebih hemat dalam masalah bahan bakar dikarenakan pada proses pembakarannya, yang masuk ke dalam ruang bakar pada mesin diesel adalah udara murni, tanpa campuran bahan bakar lain.

Unggul di tenaga
Sadarkah anda bahwa kendaraan-kendaraan besar (bus, truk, bulldozer) pasti menggunakan diesel sebagai motornya? Ya, hal tersebut karena tenaga yang dihasilkan oleh mesin diesel sangat besar untuk dapat mengoperasikan berbagai kendaraan besar tersebut.
Semoga Artikel ini bermanfaat bagi kalian semua yang membacanya
Salam Otomotif.



close